Bisnis Ramah Lingkungan

Many companies around the world have made huge strides to make sure that their operations are kinder to the planet. Adopting environmentally friendly and energy efficient business practices provides numerous benefits to new business owners looking to control costs, attract customers and become socially responsible.


Masalah sekitar lingkungan hidup kita sadari bagaimana industri mengakibatkan timbulnya kota – kota yang suram dan kotor. Tempat penghunian yang ada disekitar pabrik – pabrik diasosiasikan dengan suasana asap, jelaga, dan bau tak sedap. Sebaiknya kita memandang enam problem masalah lingkungan hidup: Akumulasi bahan beracun, Efek rumah kaca, Perusakan lapisan ozon, Hujan asam, Deforestasi dan penggurunan, Keanekaragaman Hayati.

Fenomena maraknya terjadi pencemaran lingkungan hidup yang dilakukan oleh perusahaan merupakan akibat dari pelaksanaan etika bisnis yang menyimpang. Penyebab penyimpangan etika bisnis ini adalah berkembangnya paham antroposentrisme dan ekonomisme dalam memandang hubungannya dengan alam pada benak individu pelaku bisnis. Dengan demikian pelaksanaan etika bisnis masih berpaham pada falsafah kepedulian lingkungan yang dangkal (shallow edology). Etika bisnis yang masih jauh dalam pelaksanaan nilai-nilai etis-humanistis. Maka dari itu perlu dilakukan rekonstruksi paradigma etika bisnis untuk lebih selaras dengan lingkungan melalui pembelajaran nilai-nilai moral pada pelaku bisnis dan adanya penegakan hukum serta penerapan kode etik perusahaan secara praktis.

Bagi banyak orang, isu ramah lingkungan dan isu ekonomi adalah dua isu yang berbeda. Kepentingan kelestarian lingkungan dan kepentingan bisnis seolah dua hal yang bertolak belakang. Ini jelas pandangan yang keliru. Bisnis ramah lingkungan justru mendatangkan keuntungan. sekarang ini, masyarakat kebanyakan lebih memilih untuk eco-friendly. oleh karena itu bisnis di era seperti ini haruslah berbentuk bisnis eco-friendly, selain untuk menjaga lingkungan bisnis tersebut juga dapat menarik perhatian masyarakat yang juga peduli lingkungan.

Ada 10 topik yang bisa membantu kita menciptakan ide bisnis yang menguntungkan, baik bagi Anda, masyarakat dan lingkungan hidup:
  1. Kurangi, gunakan kembali daur ulang
. Pikirkan bagaimana untuk mendaur ulang ponsel lama Anda. Ciptakan cara yang bertanggung jawab dalam membuang obat-obatan yang sudah lama. Hasilkan energi dari bahan-bahan yang Anda daur ulang.
2.    Budidaya cocok tanam yang berkelanjutan
. Singkirkan racun dari bahan kimia buatan berbahaya seperti pestisida, pembunuh rumput, dan produk lainnya yang banyak ditemukan dalam penggunaan penyemprotan anti hama di lahan-lahan pertanian, dan mengurangi bahan kimia berbahaya di dalam produksi makanan.
3.    Pelestarian margasatwa dan sumber daya alam. 
Hijaukan kembali wilayah hutan yang gundul untuk meningkatkan kualitas air, dan pulihkan hutan-hutan alami. Lindungi margasatwa untuk mengembalikan seleksi alam dan lingkungan yang alami.
4.    Energi terbarukan.
 Hasilkan energi terbarukan bagi rumah kita, jual energi terbarukan untuk perusahaan/ korporat dan bangun rumah-rumah dengan orientasi ramah lingkungan, minimalkan penggunaan bahan bakar fosil, dan sebagainya.
5.    Transportasi alternatif.
 Bisa berupa kendaraan bertenaga baterai listrik yang ditenagai angin, hingga kendaraan bertenaga gelombang, air pasang, panas bumi, atau cahaya matahari di seluruh dunia.
6.    Peralatan yang lebih efisien.
 Hasilkan teknologi rumahan yang mampu memotong penggunaan energi secara signifikan, seperti pemanas air, pendingin udara yang lebih hemat listrik, pengatur suhu ruang yang lebih hemat, pencahayaan/ lampu, peralatan listrik lainnya.
7.    Makanan organik. 
Ini bisa dilakukan baik oleh bisnis kecil dan besar atau sebuah peternakan kecil, dan ini membantu swadaya sumber pangan di tiap daerah sehingga mengurangi penggunaan BBM untuk transportasi.
8.    Makanan cepat saji yang sehat.
 Kunjungi restoran-restoran cepat saji yang sehat daripada pilihan makanan lain yang lebih impulsif dan kurang menyehatkan.
9.    Selamatkan bumi.
 Pemanasan bumi, polusi air dan udara dan mengurangi penggunaan energi ialah beberapa di antaranya yang dibutuhkan.
10. Bangunan ramah lingkungan. 
Telah banyak kita saksikan pembangunan rumah-rumah dan kantor ramah lingkungan, dari hal-hal kecil seperti pemilihan cat yang bebas bahan kimia berbahaya bagi lingkungan hingga hal yang besar seperti pemilihan dan instalasi panel surya.

Ada tiga hal yang diperlukan sebuah usaha agar menjadi ramah lingkungan, yaitu economy (laba), ecology (manajemen sumber daya), dan kesamaan. Kesamaan merujuk pada isu-isu sosial perusahaan ramah lingkungan masa kini, bagaimana sebuah perusahaan mampu meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di mana ia berada.

"Good deed is a good business", Bahwa tindakan yang baik itu akan baik juga bagi bisnis. Jadi tidak ada lagi alasan tidak ramah lingkungan karena alasan mencari keuntungan.

source:

Komentar